Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tips Ta'aruf dan Proses Taaruf dalam Islam Lengkap

Tips ta'aruf hingga menikah, Berpacaran adalah salah satu cara untuk mendapatkan jodoh. Namun dalam Islam, hal ini tak diperbolehkan karena selain dilarang mendekati zina juga berpacaran dilarang karena untuk menghindari fitnah. Cara mendapatkan jodoh terbaik sesuai syariat islam adalah dengan menjalankan taaruf.

Proses ta'aruf belakangan ini semakin populer karena dilakukan oleh sejumlah artis tanah air (yang hijrah). Banyak pasangan artis yang sukses menjalani proses ta'aruf hingga menikah ini rumah tangganya harmonis dan langgeng. Seperti yang terbaru adalah artis tanah air Rizky DA & Nadya Mustika serta Dinda Hauw & Rey Mbayang.


Ta'aruf dari segi Bahasa

Taaruf berasal dari kata ta’arafa – yata’arafu (bahasa arab) yang berarti saling mengenal sebelum menuju jenjang pernikahan. Proses taaruf pun terbilang singkat dan cepat. 

Berikut proses taaruf dalam islam yang perlu kita ketahui :

1. Luruskan Niat Ta'aruf Untuk Ibadah

Luruskan dan mantapkan niat untuk menikah, karena salah satu tujuan ta'aruf adalah untuk menikah dengan pasangan yang sesuai dengan kriteria yang kita inginkan, jika sudah mantap niatnya, dan sudah siap untuk menikah maka proses ta'aruf dengan pasangan yang diinginkan bisa dilakukan.

Luruskan niat serta siapkan fisik, mental hingga finansial jika kamu benar-benar ingin menikah. Jangan lupa juga untuk melaksanakan shalat Istikharah untuk memantapkan niatmu mendapatkan jodoh dan menikah.

2. Mengunjungi Rumah Orangtuanya

Dalam taaruf, tidak ada yang namanya pacaran (apalagi pacaran dalam islam). Jika bertemu dan jatuh hati pada seseorang, segera datangi langsung keluarganya dan minta restu kepada orang tuanya.

Dalam taaruf, tidak ada yang namanya pacaran. Jika kamu bertemu dan jatuh hati pada seseorang, datangi langsung keluarganya, khususnya orang tuanya. Utarakan langsung niat baikmu untuk menikahi anaknya, tapi dengan cara yang sopan dan islami (akhlak nomor satu).

3. Mempersiapkan Proposal Pernikahan

langkah ta'aruf yang Ketiga adalah dengan menyiapkan proposal pernikahan berupa CV dengan data diri dan keluarga.

Setelah itu, kemudian dengan menyiapkan proposal pernikahan berupa foto dan data diri atau biasa disebut CV. Berbeda dengan CV untuk melamar pekerjaan, CV dalam proposal pernikahan berisi :
  • identitas diri, 
  • profil diri dan keluarga, 
  • kebiasaan, 
  • visi dan misi menikah, 
  • rencana pernikahan dan 
  • setelah menikah, dan 
  • lainnya yang perlu untuk dicantumkan atau bisa juga dengan sesuai permintaan calon pasangan.
Proposal menikah bisa diserahkan langsung pada orang tua calon istri, jika kamu sudah memiliki wanita yang disukai. Atau bisa juga melalui perantara yang akan mencarikan calon yang sesuai dan mendekati proposal kamu.

ta'aruf islami

4. Menjaga Diri Agar Tidak Berduaan

Ini yang jadi pembeda antara pacaran dan taaruf, tidak boleh berduaan tanpa ada pendamping. Pertemuan antara kamu dan calon hanya boleh dilakukan jika ada perantara atau keluarga salah satu pihak. Tak hanya itu, kamu dan calon juga harus menjaga pandangan selama bertemu.

5. Terus Menjaga Komunikasi dengan baik dan sopan

Saat kamu telah mendapatkan ijin dari orang tuanya untuk menjalankan taaruf, komunikasi dengan calon tetap harus dijaga dengan baik. Cukup saling mengingatkan dan bertanya seputar dirinya, seperti apa yang disukai dan tak disukai. Tak dianjurkan untuk selalu bertemu atau berkirim pesan sesering mungkin. Boleh mengirim pesan tapi untuk hal-hal yang penting berkaitan dengan pernikahan dan ingin tau seputar diri calon pasangan.

6. Proses Khitbah (Melamar)

Proses selanjutnya dalam taaruf yaitu pertemuan keluarga besar dan khitbah atau lamaran.

Proses selanjutnya adalah pertemuan keluarga besar dan khitbah atau lamaran. Perlu diingat nih, jarak antara taaruf dan khitbah hingga ke jenjang pernikahan tak boleh terlalu lama. Bila perlu disegerakan agar tak membuat calon menunggu. Biasanya, jarak antara taaruf dan khitbah sekitar 1 hingga 3 minggu.

7. Proses Pernikahan

Setelah proses khitbah atau lamaran, kedua pasangan taaruf mempersiapkan diri untuk menuju akad nikah.

Setelah proses khitbah atau lamaran, kedua pasangan taaruf mempersiapkan diri untuk menuju akad nikah dan memulai hidup bersama sebagai pasangan yang halal secara Islam. Tak perlu mewah, pernikahan dalam Islam dilakukan sederhana dan semampunya saja dengan tetap mengedepankan syariat islam.

Demikian informasi seputar tips ta'aruf dan proses ta'aruf dalam islam, semoga membantu dan bagi yang belum menemukan jodohnya segera diketemukan, aamiin. 

Post a Comment for "Tips Ta'aruf dan Proses Taaruf dalam Islam Lengkap"